Setiap Anak Kita Harus ‘Kembar’

Beliau lahir di tengah kegelapan jahiliyyah yang membungkus zaman dan setiap jengkal bumi. Orang-orang baik nyaris tidak mendapatkan tempat. Hukum rimba berlaku. Yang kuat memakan yang lemah. Tetapi selalu ada nurani yang tidak setuju dengan semua kerusakan itu. Mereka yang mencari solusi.

Beliau memang dilahirkan untuk menyingkap kegelapan itu dan menggantinya dengan cahaya. Agar manusia kembali menemukan dirinya. Mulai memahami kehidupan ini. Hingga akhirnya bisa mengabdikan dirinya kepada Pencipta yang sesungguhnya. Selanjutnya bumi akan menemukan kenyamanannya dan memberikan yang terbaik baik bagi kehidupan manusia. Langit yang menaungi juga kembali sejalan dengan manusia yang telah membaik sehingga kembali mengucurkan keberkahan.

Semua ini berawal dari kelahiran itu. Kelahiran bayi yang diiringi oleh cahaya. Cahaya yang mampu menerangi hingga istana-istana Busro, Syam. Cahaya itu akan masuk hingga ke istana-istana. Cahaya itu akan sampai hingga negeri jauh. Mereka suka atau tidak suka. Cahaya itu akan sampai.

Sungguh, bacalah sejarah Rasulullah Muhammad dan akan kita jumpai beliau benar-benar cahaya bagi kehidupan ini. Menerangi perjalanan manusia yang telah lama terpuruk dalam lorong gelap kedzaliman dan kemaksiatan.

Iman dan keyakinannya adalah cahaya bagi mitos-mitos yang telah merasuk di hati setiap orang. Ibadahnya adalah cahaya bagi berbagai ritual yang bahkan tidak logis. Akhlaknya adalah cahaya di tengah bobroknya moral yang terkubur di antara syahwat-syahwat yang sengaja diumbar. Muamalahnya adalah cahaya di tengah interaksi rimbawi yang menghancurkan tatanan sosial.

Tapi, bagaimana seorang Muhammad tiba-tiba bisa menjelma menjadi manusia yang bercahaya dan menerangi orang lain. Jawabannya, karena beliau dibekali oleh Allah dengan cahaya pula,

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ

“Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan.” (Qs. Al Maidah: 15)

 

Ya, Allah menebar hidayahnya bersama dengan menebar ayat-ayat firman-Nya. Al Quran lah satu-satunya panduan untuk menyingkap kegelapan dan memberikan cahaya solusi. Dikawal oleh manusia bercahaya, Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Kini, zaman kembali kebingungan. Masalah tanpa solusi. Hidup tanpa keamanan. Kerja tanpa kesejahteraan. Hukum tanpa keadilan. Keluarga tanpa kebahagiaan. Negara tanpa kepemimpinan. Carut marut, tanpa ada yang tahu bagaimana dan siapa yang bisa mengurainya.

Maka, anak-anak kita harus lahir ‘kembar’. Mereka harus lahir bersama lahirnya cahaya.

Merekalah cahaya itu.

Mereka solusi itu.

Merekalah yang akan menebarkan cahaya Allah; Al Quran Al Karim.

Anak-anak kita, anak-anak cahaya…